Syarat Menjadi HSE Officer Galangan Kapal

Tugas dan Tanggung Jawab HSE Officer

Health, Safety and Environment (HSE) Officer yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti petugas keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L). Di era sekarang ini, posisi HSE Officer di perusahaan semakin banyak diminati.

Lingkup kerja seorang HSE Officer sejauh ini di Indonesia masih sebatas pada perusahaan tempat yang bersangkutan bekerja. Mengenai tugas dan tanggung jawabnya meliputi;

  • Identifikasi potensi-potensi bahaya, baik yang berkaitan dengan proses pekerjaan, peralatan kerja, lingkungan dan hal-hal berkaitan lainnya, termasuk manusia yang ada di dalam lingkungan perusahaan,
  • Melakukan investigasi terhadap sebuah insiden yang berada di lingkungan perusahaan tepat ia bekerja,
  • Menyusun strategi pengendalian potensi bahaya guna mencegah timbulnya insiden yang berakibat pada kerugian bagi pekerja dan perusahaan,
  • Melakukan sosialisasi tentang kondisi-kondisi berbahaya di tempat kerjadan melakukan pelatihan kepada karyawan tentang tata kerja aman,
  • Mengusulkan kepada pimpinan tentang kebutuhan alat keselamatan, fasilitas emergency  dan menyusun kesiapan tanggap darurat

Masih ada banyak lagi tugas-tugas dari HSE Officer, di tulisan yang lain akan kita uraikan lebih detail. Setelah mengulas tentang tugas dan tanggung jawab HSE Officer secara umum, selanjutnya kita akan bahas tentang HSE Officer di galangan kapal. 

Sekilas tentang HSE Officer di Galangan Kapal

Bagi anda yang berencana memasuki pekerjaan ini, saya memiliki catatan pengalaman untuk dibagikan. Sekedar untuk diketahui, saat tulisan ini dibuat, saya sudah bekerja selama 5 tahun 10 bulan sebagai HSE Officer di galangan kapal. Boleh dong, saya ceritakan sedikit.

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menuliskan tentang penerapan keselamatan kerja di galangan kapal. Yang mana dalam tulisan tersebut mengulas tentang sejumlah aktivitas yang memiliki potensi bahaya.

Dalam tulisan ini, saya akan tambahkan mengenai tantangan apa saja yang seringkali ditemukan di lingkungan kerja galangan kapal. Sebagai seorang calon HSE Officer di galangan kapal anda harus tahu hal ini;

  • Pengawasan yang kurang dari pemerintah,
  • Jadwal kerja yang padat dan sistem kerja serba cepat,
  • Lingkungan kerja yang terbatas dan berubah-ubah,
  • Tenaga kerja yang majemuk,
  • Terbatasnya pengontrolan terhadap lingkungan kerja,
  • Fasilitas kerja yang sederhana,
  • Potensi bahaya dari pekerjaan yang komplit,
  • Bidang usaha yang tergolong kecil dan menengah 

Agar nantinya kuat dalam menghadapi tantangan dan hambatan di lapangan, seorang HSE Officer perlu melengkapi diri dengan “senjata dan amunisi”, yakni pengetahuan dan keterampilan. Kira-kira apa saja yang diperlukan?.

Syarat dan Kualifikasi HSE Officer di Galangan Kapal

Tugas HSE Officer di galangan kapal, salah satunya melakukan safety induction
Seorang HSE Officer memastikan persyaratan keselamatan dipenuhi sebelum memulai aktivitas

Bagi anda yang berminat menjadi HSE Officer di galangan kapal, berikut adalah beberapa syarat kualifikasi yang menurut pengamatan saya perlu dipenuhi:

1. Pendidikan

Syarat untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 umum harus minimal berpendidikan Diploma 3, itu menurut peraturan menteri tenaga kerja Republik Indonesia tentang tata cara penunjukan ahli K3 umum.

Jurusan atau program studi apa yang memenuhi syarat untuk menjadi HSE Officer?. Saat ini sudah banyak perguruan tinggi yang menawarkan program studi yang khusus mendalami tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

Namun sejauh ini, saya menemukan banyak latar belakang pendidikan yang menjadi HSE Officer. Sarjana Hukum, Sarjana teknik Informatika, sarjana pendidikan, sarjana teknik industri, dan masih banyak lagi yang lainnya.  

2. Pengalaman Kerja di Bidang yang Sama

Menurut peraturan menteri tenaga kerja RI Nomor 02 Tahun 1992 tentang tata cara penunjukan ahli K3 Umum, maka syarat seseorang untuk ditunjuk sebagai ahli K3 adalah memiliki pengalaman minimal 2 tahun di bidang pekerjaannya.

Dari pengalaman kerja di lapangan, seseorang diharapkan dapat mengetahui alur proses produksi dan karakter lingkungan kerja. Sehingga di dalam melaksanakan tugasnya sebagai HSE Officer, ia akah lebih mampu memberikan rekomendasi yang tepat terkait penerapan keselamatan kerja.

Melalui pengalaman kerja juga melatih bagaimana cara menghadapi orang-orang di lapangan, cara berkomunikasi dengan atasan dan berbagai level jabatan yang ada di perusahaan, semua kemampuan ini dapat diasah melalui pengalaman kerja. Karena salah satu faktor yang terkadang menjadi kendala adalah kegagalan berkomunikasi.

3. Skill

Skill atau kemampuan yang diperlukan oleh seorang HSE Officer juga ada beberapa yang harus dipenuhi. Kemampuan dasar yang diperlukan oleh HSE Officer di galangan kapal antara lain;

  • Memahami regulasi dan standar-standar terkait K3, baik nasional maupun internasional,
  • Kemampuan melakukan identifikasi bahaya (HIRA, JSA, Risk Assessment),
  • Menyusun SOP/WI dan tata kerja selamat lainnya,
  • Incident Investigastion
  • Basic Fire dan First Aid
  • Menyusun rencana pelatihan, menyiapkan materi dan melakukan pelatihan K3,
  • Pengetahuan komputer dasar,
  • Kemampuan analisis,
  • Kemampuan organisasi,
  • leadership, jiwa kepemimpinan
  • Public speaking, kemampuan berbicara di depan orang banyak,
  • Dan lain-lain

4. Sertifikat Kompetensi

Meskipun hanya dalam bentuk secarik kertas, tetapi sertfikat ini akan banyak membantu. Ia adalah sebuah pengakuan. Seberapa hebat kemampuan anda, tanpa sertifikat, biasanya kurang dipercaya. Selain itu, sertifikat juga merupakan sebuah persyaratan legal. Artinya, orang-orang yang telah memiliki sertifikat sudah memenuhi syarat legalitas untuk pekerjaannya.

Dewasa ini, saya melihat betapa banyak lembaga-lembaga yang menawarkan pelatihan dan sertifikasi. Harap lebih selektif dalam memilih badan sertifikasi. Penyedia jasa pelatihan dan sertifikasi yang baik selain menawarkan sertifikat, semestinya juga memberikan pengetahuan dan kemampuan baru. 

5. No Baper

Sebenarnya, poin ke-5 ini hanya tambahan dari saya pribadi. Tetapi ini benar-benar diperlukan bagi seorang HSE Officer di galangan kapal. Idealisme di dalam jiwa seorang HSE Officer akan sangat tercederai jika ada syarat-syarat keselamatan kerja yang dilanggar. Terlebih jika pelanggaran itu dilakukan oleh key person atau orang-orang yang memiliki jabatan penting di dalam perusahaan. Dan ini yang seringkali muncul di lingkungan kerja galangan kapal.

Menghadapi situasi seperti itu, HSE Officer harus kembali kepada tugas pokok dan fungsinya di dalam perusahaan. Banyak hal terjadi di luar kendali, maka teruslah berupaya melakukan perbaikan, dan jangan pernah baper alias bawa perasaan.

Kesimpulan dan Saran

HSE Officer di galangan kapal adalah pekerjaan yang penuh tantangan. Persiapkan diri dengan ilmu dan keterampilan sebelum memutuskan untuk melakukan pekerjaan ini. Pekerjaan memang selalu menghadapi tantangan, namun tentu lebih baik jika sudah mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

Sekali lagi, tulisan ini adalah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman pribadi saya. Tentu bukanlah sebuah kebenaran yang mutlak. Jika sekiranya rekan-rekan pembaca ada memiliki pengalaman lain dan ingin menambahkan hal-hal yang kurang dalam tulisan ini, monggo dicoret-coret di kolom komentar. Saya terbuka untuk berdiskusi, sepanjang tujuannya menambah pengetahuan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *