Tips Lambung Tetap Nyaman di Hari Kemenangan

sumber: pixabay

Suasana Hari Kemenangan

Saya ingat beberapa tahun lalu ketika masih bekerja di sebuah pabrik kayu lapis. Siang itu dokter yang bertugas di klinik perusahaan masuk ke ruangan kami.

“Aduh pasien hari ini banyak banget”. Ucap si dokter dengan ekspresi kelelahan.

“Biasa dok, orang-orang kalau habis lebaran memang suka begitu”. Salah seorang staff senior di ruangan kami menanggapi ucapan sang dokter.

Sebagai karyawan baru, saya hanya cukup menjadi pendengar obrolan kedua orang itu. Tapi kenapa bisa begitu? Apa hubungan lebaran dengan jumlah orang yang berkunjung ke klinik?. Dari hasil obrolan si pak dokter tadi saya mendapatkan data bahwa keluhan orang-orang yang datang berobat umumnya sama, gangguan pencernaan.

Dan entah sadar atau tidak, tetapi coba perhatikan setiap usai momen hari raya Idul Fitri, klinik, tempat-tempat dokter praktek, dan fasilitas kesehatan ramai dikunjungi oleh orang-orang untuk berobat. Saya menyaksikan itu setahun yang lalu di klinik dekat dari tempat tinggal saya.

Gangguan di Hari Kemenangan

Suasana hari raya Idul Fitri adalah momen transisi. Tiga puluh hari berpuasa kita mengatur pola makan. Lambung beristirahat di siang hari, sejak pukul 05.00 sampai pukul 18.00 sore. Namun saat memasuki lebaran 1 Syawal kita terkadang sulit menolak godaan makan berlebihan.  Meskipun sebenarnya sudah berniat jauh-jauh hari untuk tidak makan banyak di hari raya. Tapi, Ho..ho…hoo…tidak semudah itu ferguso.

Setiap masuk ke rumah saudara, tetangga, tante, paman, semua hidangannya terasa sayang kalau tidak dicicipi. Ditambah lagi adanya istilah “kita harus menghargai tuan rumah” yang sudah repot-repot menghidangkan makanan. Maka dengan dalih itulah kita mulai memindahkan makanan ke dalam piring. Niat sekedar mencicipi akhirnya berubah jadi menikmati. Dua piring makanan pun ludes di rumah pertama.

Berapa banyak makanan yang kita konsumsi di hari lebaran?, Silahkan hitung berapa rumah yang kita kunjungi pada hari itu.

Coba bayangkan, selama tiga puluh hari lambung dibuat bekerja secara teratur saat berpuasa dan tiba-tiba harus bekerja berat di hari lebaran. Wajar jika lambung menjadi kaget dan timbul masalah.

Jadi jangan salah paham yah, bukan karena puasa tiga puluh hari yang membuat kita mengalami gangguan lambung, tetapi perilaku kita di hari raya yang tidak bisa menahan diri dari makan banyak sehingga membuat lambung bermasalah.

Masalah Lambung

Sumber: Flickr

Gangguan pada lambung dapat diakibatkan oleh berbagai hal, bisa dari pola makan yang salah atau karena mengkonsumsi jenis makanan yang bisa memicu masalah pada lambung. Beberapa jenis gangguan kesehatan lambung seperti: gastroesophageal Reflux (GERD), Gastritis, Gastroparesis, dan Dispepsia.

Nah mengenai jenis gangguan lambung berupa dispepsia sebenarnya adalah sekumpulan gejala-gejala gangguan yang terjadi pada lambung. Sekumpulan gejala-gejala ini yang biasanya dimanakan sindrom dispepsia. Gejalanya berupa:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut, terutama perut bagian atas
  • Perut terasa kembung, begah
  • Sering buang angin (flatus)
  • Rasa perih pada perut
  • Hilang atau berkurangnya nafsu makan

Penyebab Gangguan Lambung

Seringkali, gangguan pada lambung disebabkan karena makanan yang dikonsumsi, pola hidup yang tidak sehat, mengkonsumsi alkohol atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), hingga infeksi bakteri H.pylori.  

Pola konsumsi yang menjadi penyebab timbulnya gangguan pada lambung antara lain adalah:

  • Makanan berminyak atau tinggi lemak, seperti margarin dan makanan gorengan,
  • Buah dan sayuran tertentu, seperti anggur, jeruk, nanas, kol, kembang kol, ubi, kacang-kacangan dan seledri,
  • Makanan pedas, seperti cabai dan lada,
  • Minuman beralkohol, kafein, soda dan cokelat,
  • Makanan olahan atau makanan instan seperti mie, sosis, pasta

Tips Menjaga Kesehatan Lambung

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Slogan ini selalu digaungkan oleh para promotor kesehatan. Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan cara menghindari faktor pemicu timbulnya gangguan lambung. Selain membatasi konsumsi makanan dan minuman yang meningkatkan asam lambung, penting juga bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat, antara lain:

1. Mengatur Pola Makan

Sumber: Pixabay

Pakar Kesehatan selalu mengingatkan kita akan pentingnya makanan makanan yang masuk ke tubuh. Baik pola makan atau jenis makanan yang dikonsumsi. Kondisi tubuh sangat tergantung pada apa yang kita konsumsi sehari-hari.

Selain memilih jenis makanan, kita juga perlu mengatur pola makan. Masih ingat yah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) waktu SD dulu, ada pelajaran yang mengatakan bahwa kita perlu mengunyah makanan sebanyak 20 kali sebelum ditelan. Tujuannya agar makanan benar-benar hancur oleh gigi dan bercampur dengan enzim-enzim yang ada di air liur. Dengan begitu, beban kerja lambung bisa berkurang.

Memelihara kesehatan lambung dapat dilakukan dengan menghindari makanan berlemak atau pedas, minuman bersoda, kafein (kopi, teh, dan minuman berenergi), minuman beralkohol, dan berhenti merokok. Termasuk beberapa jenis buah dan sayuran, seperti jeruk, nanas, kembang kol, ubi, kacang-kacangan, dll.

Sebaliknya pilihlah jenis makanan yang baik untuk kesehatan lambung, beberapa buah yang dianjurkan seperti pisang karena teksturnya yang halus, apel yang kaya akan serat, kalsium, magnesium dan kalium. Melon memiliki sifat basa berkat kandungan mineral magnesium yang ada di dalamnya, sifat basa akan membantu menetralkan asam lambung.

2. Olahraga Teratur

Sumber: Pixabay

Olahraga tidak hanya untuk kesehatan lambung, tetapi juga penting untuk kesehatan organ-organ tubuh lainnya. Dengan berolahraga secara teratur membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga berat badan tetap ideal dan membantu metabolisme tubuh.

Melakukan olahraga secara teratur dan terukur membantu tuhbuh tetap fit. Teratur artinya kita memiliki jadwal atau pola latihan yang sesuai dengan kondisi tubuh. Selain teratur, kita juga perlu memperhatikan olahraga agar tetap terukur. Ingat, pola latihan masing-masing orang berbeda, tergantung dari kondisi fisiknya.

3. Mengelola stress

Sumber: Pixabay

Penelitian membutktikan bahwa stres dapat menyebabkan peningkatan produksi asam lambung, sehingga memicu munculnya gangguan pada lambung. Oleh karena itu, kita perlu mengelola stres dengan baik.

Tetap berpikiran positif (positif thinking) dan melakukan hal-hal yang disukai, misalnya menonton film bersama keluarga, membaca buku atau mendatangi tempat-tempat yang bisa membuat perasan kita menjadi rileks.

4. Menggunakan obat-obatan

Sumber: Pixabay

Upaya pencegahan memang penting kita lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit. Namun, tidak jarang juga kita tetap kecolongan. Sebagai perisai terakhir, maka konsumsi obat adalah salah satunya pilihan. Untuk masalah lambung, kita perlu memilih obat yang tepat untuk membantu meredakan gejala-gejala gangguan demi tetap menjaga kesehatan lambung.

Mengenal New Enzyplex, Agar Lambung Tetap Nyaman

Sumber: IG enzyplex.indonesia

New enzyplex adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala-gejala masalah pada lambung, seperti: perut kembung, perut terasa penuh dan begah, sering buang angin, mual-mual serta nyeri pada ulu hati.

Komposisi

Bahan aktif yang terkandung dalam New Enzyplex antara lain:

  1. Amilase (amylase) adalah enzim yang berfungsi mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana agar lebih mudah dicerna dalam tubuh,
  2. Lipase adalah enzim yang berguna dalam memecah lemak dari makanan menjadi asam lemak supaya lebih mudah dicerna di dalam tubuh
  3. Protease adalah enzim yang berfungsi mengurai protein menjadi asam amino bentuk sederhana agar lebih mudah diserap oleh tubuh,
  4. Desoxycholic acid adalah zat asam empedu yang bertugas melarutkan lemak dari makanan supaya lebih mudah diserap oleh usus yang sifatnya dapat meningkatkan produksi asm empedu di dalam tubuh.
  5. Dimetilpolisiloksan bertugas menetralkan gas di dalam saluran pencernaan agar dapat meredakan rasa kembung dan penuh pada perut.
  6. Vitamin dan mineral dibutuhkan oleh tubuh dalam menunjang reaksi-reaksi metabolisme dan membantu melancarkan proses pembentukan zat-zat penting dalam tubuh.

Manfaat dan Kegunaan

Dengan berbagai macam kandungan bahan dalam New enzyplex, obat ini dapat memberikan manfaat untuk menghilangkan sindrom dispepsia dan membantu proses pencernaan, mencegah dan mengatasi gangguan pencernaan seperti rasa sebah, kembung, rasa penuh pada lambung.

Obat untuk kesehatan lambung ini juga membantu dalam keadaan di mana lambung membutuhkan tambahan enzim pencernaan seperti makan terlalu banyak atau dalam kondisi intoleransi terhadap jenis makanan tertentu serta salah pencernaan dan lain-lain.

Aturan Pakai

Obat untuk kesehatan lambung New Enzyplex dapat dikonsumsi 1-2 tablet per hari saat atau sesudah makan. Obat ini termasuk obat pregnancy C yang artinya juga aman untuk wanita hamil. Tetapi tentu dengan tetap atas nasihat dari dokter yah.

Identifikasi

New Enzyplex obat untuk kesehatan lambung dapat ditemukan di pasaran dengan kemasan yang didominasi warna hijau. Dalam satu kemasan dus berisi 25 strip dan setiap strip berisi 4 butir. New enzyplex diproduksi oleh Daya Varia Laboratoria dan termasuk segementasi HIJAU, artinya obat untuk kesehatan lambung ini adalah obat yang dijual secara bebas tanpa perlu resep dokter.

Dan yang tidak kalah penting, New Enzyplex sudah resmi terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dengan nomor registrasi: DBL2014711616A1. Jadi terjamin aman untuk dikonsumsi yah.

obat untuk kesehatan lambung

Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan, sedia pelampung sebelum tenggelam. Pun demikian halnya, sedia New Enzyplex sebelum lambung bermasalah. So, tidak ada lagi halangan untuk anda menikmati hari kemenangan dan momen penting lainnya bersama keluarga hanya karena alasan lambung bermasalah.

Selamat hari raya idul fitri, taqabbalallahu minna waminkum taqabbal ya kariim….

Referensi:

“Artikel ini diikutsertakan dalam Enzyplex Writing Competition bersama Indonesian Food Blogger”

2 thoughts on “Tips Lambung Tetap Nyaman di Hari Kemenangan”

    • Bener, mengatur pola makan dan memilih jenis makanan bisa mencegah dan mengurangi masalah lambung. Tapi kebanyakan sih kita sering bablas 😁

      Reply

Leave a Comment